Pages

18 December 2012

Sebuah Coretan Nostalgia: Progresivitas dalam Persahabatan (Part 3)


Salam Progresif & Bersahabat !

Kawan,
Ingin sedikit berbagi pemikiran dan perasaan kepada kawan2
Tentang realita yang terkupas yang mengiringi pergerakan kita ini

Begitu miris dan trenyuh hati saya tatkala ternyata masih banyak yg bersuara miring tentang gerakan ini..
Begitu sentimentilnya diri ini tatkala ternyata masih banyak yang apriori dengan gerakan ini..
Ibarat belati yang menghujam ke ulu hati, nada-nada sumbang mulai menusuk telinga..
Memang belum terlalu marak, namun tak urung menghadirkan ketidaknyamanan..

Masih banyak yang memandang sebelah mata niat baik kita..
Masih banyak yang menganggap remeh tekad kuat kita...
Masih banyak yang meragukan kemampuan kita...
Masih banyak yang tak percaya dengan komitmen kita..
Masih banyak yang mencemooh latar belakang kita...
Bahkan, masih ada juga yang muak dengan visi dan impian kita...

Ya, itu tantangan yang terbentang di hadapan kita..
Resistensi dan hambatan dari mereka yang tak menyukai kita, dan mulai menebar kabar yang tak sedap didengar telinga...
Tatapan dan anggapan yang penuh dengan pandangan sinis juga tak jarang menghampiri kita...
Persepsi yang tak pada tempatnya juga dilontarkan oleh mereka yang belum paham akan realita...
Ya, itu tantangan yang terbentang di hadapan kita..

Kawan,,
Kita bukanlah kaum borjuis di abad pertengahan..
Kita bukanlah golongan yang eksklusif..
Kita hanyalah orang-orang yang sadar..
Sadar akan realita...
Sadar pula akan sebuah masa depan..
Kita akan membumikan impian kita untuk KM ITS..
Setahap demi setahap, kita akan mewujudkan impian kita...
Untuk KM ITS..
Karena KM ITS sudah lelah..
Lelah menyaksikan KM ITS hanya dijadikan komoditas kepentingan..
Lelah menyaksikan ribuan mahasiswa ITS terjebak dalam ketidaktahuan akan esensi Keluarga Mahasiswa..
Lelah menyaksikan KM ITS hanya menjadi seonggok menara gading penuh keangkuhan..
Lelah menyaksikan miniatur Indonesia ini perlahan tapi pasti mengikuti nasib Indonesia yang nyata..

Kawan,
Inilah momentum kebangkitan..
Inilah momentum perubahan..
Karena kita adalah MOTOR PERUBAHAN..
Karena kita adalah INISIATOR PERUBAHAN...
Karena kita adalah INSPIRATOR PERUBAHAN..
Karena kita adalah PELOPOR PERUBAHAN...
Untuk almamater dan  bangsa...

Bukan dijadikan SATU, melainkan dijadikan BERSATU, karena perbedaan adalah anugerah ketika kita melihat perbedaan bukan sebagai masalah.
Perjuangan adalah pembuktian kata-kata
Pengamat hanyalah pengamat, dan takdir kita adalah sebagai pegiat

VERBA DOCENT SED EXEMPLA TRAHUNT
“Kata-kata itu mengajar, namun teladan itu berdaya meyakinkan dan meneguhkan kehidupan”

-ditulis dengan penuh subjektivitas-
Salam Progresif & Bersahabat !

No comments:

Post a Comment